Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Siber
  • Indeks
  • News
  • Daerah
    • All
    • Jawa Timur
    • Jawa Tengah
    • Jawa Barat
    • Bali
  • Nasional
    • Advertorial
  • Hukrim
  • TV Streaming
  • iNews
    • Hukrim
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Budaya
    • TNI
    • POLRI
    • PeristiwaNews
Jatim News Info
Telusuri
Jatim News Info
Buy template blogger
Beranda Ketua KDMP Mojokerto Gelar Konsolidasi, Soroti Dugaan Titipan Politik dalam Rekrutmen Karyawan Koperasi Ketua KDMP Mojokerto Gelar Konsolidasi, Soroti Dugaan Titipan Politik dalam Rekrutmen Karyawan Koperasi

Ketua KDMP Mojokerto Gelar Konsolidasi, Soroti Dugaan Titipan Politik dalam Rekrutmen Karyawan Koperasi

Jatimnews.info
Jatimnews.info
14 Mei, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Ketua Umum Paguyuban KDMP Mojokerto, Dewa Arif Ardiansah dari Desa Temon, menyampaikan...

Jatimnews.info || Mojokerto – Polemik perekrutan karyawan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Mojokerto terus menjadi perhatian serius para pengurus desa. Dalam rapat konsolidasi Paguyuban Ketua KDMP Mojokerto yang digelar di Proof.co kawasan Kuwung, Meri, Kota Mojokerto, Kamis (14/5/2026), sejumlah pengurus dan kepala desa menyampaikan keresahan atas dugaan intervensi pihak luar dalam proses rekrutmen tenaga kerja koperasi.

Berdasarkan daftar hadir yang beredar dalam forum tersebut, tercatat sedikitnya 17 peserta hadir dari berbagai desa dan kecamatan di wilayah Mojokerto. Mereka di antaranya berasal dari Kecamatan Trowulan, Jetis, Bangsal, Dlanggu, Pungging, Jatirejo, Sooko, Gondang hingga Kemlagi. Pertemuan tersebut dipimpin Ketua Umum Paguyuban KDMP Mojokerto, Dewa Arif Ardiansah dari Desa Temon, dengan didampingi beberapa pengurus seperti Sampoerna dan Teguh.

Dalam rapat itu dibahas rencana kebutuhan tenaga kerja KDMP di masing-masing desa yang diperkirakan membutuhkan sekitar 6 hingga 10 orang karyawan. Struktur dasar operasional koperasi disebut meliputi satu manajer, dua staf administrasi, dua kasir, dua pramuniaga, sopir, hingga petugas keamanan dengan total sekitar 11 orang tenaga kerja.

Namun di tengah proses persiapan launching KDMP yang dijadwalkan berlangsung pada 16 Mei mendatang, muncul dugaan bahwa sejumlah nama calon karyawan telah lebih dahulu “ditentukan” dari luar desa. Kondisi ini memicu kegaduhan di puluhan desa karena pengurus koperasi dan pemerintah desa merasa tidak pernah diajak membahas mekanisme perekrutan secara terbuka.

Beberapa peserta rapat bahkan menyoroti adanya dugaan rekomendasi tenaga kerja yang dibawa melalui jalur tertentu. Hal itu dinilai berpotensi menimbulkan konflik sosial di tingkat desa karena perekrutan dianggap tidak transparan dan tidak mengutamakan masyarakat lokal.

“Kami membuka pendaftaran setelah launching, bukan sebelum semuanya diputuskan sepihak. Kalau ada perekrutan dari luar desa tanpa sepengetahuan pengurus dan kepala desa, tentu kami menolak,” tegas salah satu peserta forum.

Suasana rapat sempat memanas ketika sejumlah pengurus mempertanyakan dasar hukum mekanisme perekrutan tersebut. Kusno, salah satu peserta konsolidasi, menyampaikan bahwa pengurus KDMP dikhawatirkan hanya menjadi formalitas tanpa memiliki kewenangan nyata dalam pengelolaan koperasi.

“Mekanisme KDMP ini jangan sampai membuat pengurus hanya jadi pajangan. Pengurus desa bisa dikebiri kewenangannya bila perekrutan dilakukan tanpa koordinasi,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa berdasarkan pemahaman para pengurus, pengangkatan karyawan seharusnya dilakukan setelah gerai koperasi berjalan dan melalui persetujuan pengurus desa setempat.

Dalam forum itu juga muncul kekhawatiran adanya dugaan titipan dari unsur politik tertentu dalam perekrutan tenaga kerja KDMP. Sejumlah peserta meminta agar pemerintah daerah, dinas koperasi, hingga DPRD Kabupaten Mojokerto turun tangan melakukan pengawasan agar program koperasi tidak dimanfaatkan untuk kepentingan kelompok tertentu.

Ketua Umum Paguyuban KDMP Mojokerto, Dewa Arif Ardiansah, menegaskan bahwa pihaknya tidak menolak program pemerintah pusat maupun gagasan Presiden Prabowo terkait koperasi merah putih. Namun pihaknya menolak apabila ada intervensi dalam perekrutan yang mengabaikan hak masyarakat desa.

“Kami tidak melawan program pemerintah. Kami mendukung penuh program koperasi merah putih. Tapi kami menolak intervensi pihak tertentu yang mencoba menitipkan orang-orangnya,” tegas Dewa.

Menurutnya, desa memiliki hak untuk mengetahui seluruh proses perekrutan karena koperasi nantinya akan berjalan di wilayah desa masing-masing. Ia menilai transparansi menjadi kunci agar program koperasi benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat bawah.

Paguyuban Ketua KDMP Mojokerto sendiri untuk sementara dibentuk dengan perwakilan tiga pengurus di tiap kecamatan. Forum tersebut nantinya akan menjadi wadah koordinasi antar pengurus KDMP se-Kabupaten Mojokerto untuk mengawal pelaksanaan koperasi desa agar tetap berjalan sesuai tujuan awal pembentukannya.

Jurnalis: Johanes
Lay Out: Lisya Wulan 
Editor: Harijono 
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Posting Komentar
- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Amankan Tersangka Pencurian Sandaran Kursi Besi Fasilitas Umum

Jatimnews.info- Mei 15, 2026 0
Polrestabes Surabaya Amankan Tersangka Pencurian Sandaran Kursi Besi Fasilitas Umum
Kapolrestabes Surabaya Kombespol Luthfi Sulistiawan melalui Kasi Humas AKP Hadi mengungkapkan pelaku ditangkap pada Selasa malam Jatimnews.info || Surabaya –…

Berita Populer

Posyandu ILP Desa Gandekan Beri Pelayanan Kesehatan untuk 60 Peserta, Cakupan Meliputi Balita, Lansia, dan Posbindu

Posyandu ILP Desa Gandekan Beri Pelayanan Kesehatan untuk 60 Peserta, Cakupan Meliputi Balita, Lansia, dan Posbindu

Mei 08, 2026
Diduga Janggal, Surat Undangan Klarifikasi Satreskrim Polresta Sidoarjo Terkait Jual Beli Tanah Dipertanyakan

Diduga Janggal, Surat Undangan Klarifikasi Satreskrim Polresta Sidoarjo Terkait Jual Beli Tanah Dipertanyakan

Mei 08, 2026
Drainase Jatirejo Digenjot Sesuai Anggaran 2026, Pengawasan Ketat Konsultan HD

Drainase Jatirejo Digenjot Sesuai Anggaran 2026, Pengawasan Ketat Konsultan HD

Mei 13, 2026

Editor Post

Sudah Mengantongi Rekom dari DPP PKB, Gus Mujib siap Memenangi Gelanggang Pilkada Kabupaten Pasuruan 2024

Sudah Mengantongi Rekom dari DPP PKB, Gus Mujib siap Memenangi Gelanggang Pilkada Kabupaten Pasuruan 2024

Mei 15, 2024
Polri Siap Amankan World Water Forum ke-10 di Bali

Polri Siap Amankan World Water Forum ke-10 di Bali

Mei 15, 2024
Polda Kalteng Diskusi Bersama 25 Serdik Lemhannas Bahas Strategi Dalam Menjaga Kamtibmas

Polda Kalteng Diskusi Bersama 25 Serdik Lemhannas Bahas Strategi Dalam Menjaga Kamtibmas

Mei 15, 2024

Popular Post

Posyandu ILP Desa Gandekan Beri Pelayanan Kesehatan untuk 60 Peserta, Cakupan Meliputi Balita, Lansia, dan Posbindu

Posyandu ILP Desa Gandekan Beri Pelayanan Kesehatan untuk 60 Peserta, Cakupan Meliputi Balita, Lansia, dan Posbindu

Mei 08, 2026
Diduga Janggal, Surat Undangan Klarifikasi Satreskrim Polresta Sidoarjo Terkait Jual Beli Tanah Dipertanyakan

Diduga Janggal, Surat Undangan Klarifikasi Satreskrim Polresta Sidoarjo Terkait Jual Beli Tanah Dipertanyakan

Mei 08, 2026
Drainase Jatirejo Digenjot Sesuai Anggaran 2026, Pengawasan Ketat Konsultan HD

Drainase Jatirejo Digenjot Sesuai Anggaran 2026, Pengawasan Ketat Konsultan HD

Mei 13, 2026

Populart Categoris

  • Berita10
  • Polri8
  • hukrim10
  • pemerintah61
  • tni2
Jatim News Info

About Us

JatimNews.info hadir untuk memberikan sebuah informasi di wilayah Jawa Timur dan Nasional yang bersinergi untuk membangun negeri. JatimNews.info Sebagai jembatan untuk memberikan informasi kepada masyarakat.

Contact us: jatimnews3@gmail.com

Follow Us

2014 Jatim News .com | Team IT : Mbah Yo
  • Redaksi
  • Siber
  • Indeks
  • Contact Us