Dukung Ketahanan Pangan, Pemdes Ngadirejo Salurkan 400 Bibit Mangga Arum Manis
Jatimnews.info || Madiun – Pemerintah Desa (Pemdes) Ngadirejo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, merealisasikan program "Satu Rumah Satu Pohon" sebagai langkah nyata memperkuat ketahanan pangan lokal. Program ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam mengoptimalkan lahan pekarangan warga.
Pj. Kepala Desa Ngadirejo, Doni Rohyani, menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang produktif sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di masa depan.
Kualitas Bibit Unggul
Untuk memastikan keberhasilan program, Pemdes Ngadirejo menyediakan 400 bibit pohon mangga jenis Arum Manis. Pemilihan bibit ini tidak dilakukan sembarangan; seluruh bibit dipastikan telah bersertifikat dan memiliki label resmi.
"Kami ingin warga menanam bibit yang berkualitas. Oleh karena itu, bibit yang disalurkan memiliki spesifikasi khusus, yakni tinggi minimal 70 cm dan kondisi daun yang lebat agar lebih cepat beradaptasi saat ditanam," ujar Doni pada Senin (19/1/2026).
"Kami ingin warga menanam bibit yang berkualitas. Oleh karena itu, bibit yang disalurkan memiliki spesifikasi khusus, yakni tinggi minimal 70 cm dan kondisi daun yang lebat agar lebih cepat beradaptasi saat ditanam," ujar Doni pada Senin (19/1/2026).
Realisasi dan Sumber Dana
Meski sosialisasi dan pendistribusian telah dilakukan secara intensif sejak 19 Desember 2025 lalu, Doni menegaskan bahwa pemantauan terhadap pertumbuhan pohon terus dilakukan hingga awal tahun 2026 ini.
Program ketahanan lingkungan ini didanai melalui anggaran APBDesa Ngadirejo. Selain untuk penghijauan, Doni berharap pemanfaatan lahan pekarangan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan konsumsi buah rumah tangga secara mandiri.
"Kami berharap warga merawat pohon ini dengan baik. Jika setiap rumah memiliki satu pohon produktif, maka ketahanan pangan tingkat desa bukan lagi sekadar wacana, tapi kenyataan yang bisa dirasakan manfaatnya oleh anak cucu kita nanti," pungkasnya.
Pewarta: Sukini
Lay Out: Lisya Wulan
Editor: Harijono



Posting Komentar