Karcis Parkir Skywalk Alun-Alun Wiraraja Dipertanyakan, Dugaan Tak Gunakan Format Resmi Dishub
Doc Foto: Tidak terdapat logo instansi, kode penerbitan, maupun keterangan yang mengindikasikan bahwa karcis tersebut merupakan dokumen retribusi resmi
Jatimnewa.info || Mojokerto – Sistem penarikan retribusi parkir di kawasan Skywalk Alun-Alun Wiraraja, Kota Mojokerto, menuai tanda tanya besar. Dari hasil pantauan dan klarifikasi awak media di lapangan, karcis yang diberikan kepada pengguna kendaraan tidak menunjukkan identitas resmi maupun nomor seri dari Dinas Perhubungan Kota Mojokerto.
Karcis tersebut hanya memuat tulisan “Selamat berkunjung di Alun-Alun Mojokerto semoga Anda terhibur” disertai nomor urut kendaraan dan fasilitas pembayaran QRIS.
Tidak terdapat logo instansi, kode penerbitan, maupun keterangan yang mengindikasikan bahwa karcis tersebut merupakan dokumen retribusi resmi pemerintah daerah.
Saat dilakukan klarifikasi pada Selasa (24/2/2026), awak media tidak berhasil menemui Kepala Dinas Perhubungan.
Klarifikasi hanya diterima oleh salah satu pegawai yang meminta namanya tidak ditulis, sebut saja Manu. Ia menyatakan bahwa pihaknya hanya memfasilitasi lahan parkir.
“Kalau dari kami hanya memfasilitasi lahan saja. Saat kami berada di lapangan, karcisnya sesuai. Tapi kalau kami tidak di lapangan, bisa berbeda lagi,” ujarnya.
Pernyataan tersebut justru memunculkan pertanyaan lanjutan.
Jika pengawasan tidak berlangsung penuh, bagaimana jaminan bahwa seluruh retribusi masuk ke kas daerah? Manu juga menyebut target setoran sekitar Rp25 juta per bulan yang disetorkan melalui Bank Jatim, namun tidak menjelaskan mekanisme pengawasan karcis secara rinci.
Sejumlah warga, termasuk Pendik dari Mulyosari dan Yusak Handoko dari Panggreman, meminta evaluasi menyeluruh.
Mereka berharap karcis resmi dilengkapi nomor seri dan identitas instansi agar tidak menimbulkan kesan bahwa retribusi berpotensi “masuk kantong sendiri”. Transparansi dinilai penting demi menjaga kepercayaan publik terhadap pengelolaan aset daerah.
Jurnalis: Johanes
Lay Out: Lisya Wulan
Editor: Harijono

.jpg)

Posting Komentar