GRIB Jaya Klarifikasi ke DLH Kabupaten Kediri soal Pemberitaan Dugaan Limbah Aura Sifa
Jatimnews.info || Kabupaten Kediri – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GRIB Jaya Kabupaten Kediri mendatangi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kediri untuk melakukan klarifikasi terkait pemberitaan di salah satu media cetak yang menyebutkan bahwa DLH telah melakukan pengecekan lapangan dan memastikan tidak ditemukan limbah maupun genangan air di lokasi Aura Sifa.
Klarifikasi tersebut dilakukan langsung oleh Ketua GRIB Jaya Kabupaten Kediri, Iswahyudi, selaku penerima kuasa dari sejumlah warga, didampingi Hendro, Humas DPD GRIB Jaya Jawa Timur. Kedatangan mereka diterima oleh Kepala DLH Kabupaten Kediri, Putut Agung Subekti.
Dalam pertemuan itu, GRIB Jaya secara tegas meminta kejelasan terkait kebenaran isi pemberitaan yang telah beredar di masyarakat. Menanggapi hal tersebut, Putut Agung Subekti menegaskan bahwa hingga saat ini DLH Kabupaten Kediri belum melakukan pengecekan secara teknis dan menyeluruh di lokasi Aura Sifa.
Menurut Putut, langkah yang dilakukan DLH sejauh ini masih sebatas pengumpulan data awal, sehingga pihaknya belum pernah mengeluarkan pernyataan resmi maupun kesimpulan terkait ada atau tidaknya limbah maupun genangan di lokasi tersebut.
“Perlu kami luruskan, DLH Kabupaten Kediri belum melakukan pemeriksaan teknis di lapangan. Karena itu, kami juga belum menyampaikan kesimpulan apa pun terkait keberadaan limbah di Aura Sifa. Yang dilakukan baru sebatas pengumpulan data awal,” tegas Putut Agung Subekti saat di konfirmasi awak media Jatimnews.info/JatimnewsTV di tempat.
Penjelasan tersebut dinilai GRIB Jaya Kabupaten Kediri berbeda dengan narasi pemberitaan sebelumnya yang terkesan menyimpulkan bahwa DLH telah memastikan tidak adanya limbah. GRIB Jaya menilai pemberitaan tersebut kurang utuh dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Iswahyudi menegaskan, klarifikasi ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab moral agar informasi yang beredar di ruang publik benar-benar bersumber dari fakta dan pernyataan resmi instansi berwenang.
“Kami datang langsung ke DLH untuk mendapatkan kejelasan agar tidak terjadi informasi simpang siur. Tujuan kami bukan memperkeruh suasana, tetapi meluruskan agar masyarakat memperoleh informasi yang benar, objektif, dan berimbang,” ujar Iswahyudi.
Pertemuan klarifikasi tersebut turut disaksikan oleh sejumlah awak media yang hadir secara langsung, sehingga pernyataan yang disampaikan dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka dan transparan.
GRIB Jaya Kabupaten Kediri berharap ke depan insan pers dapat menyajikan pemberitaan yang akurat, berimbang, dan berdasarkan konfirmasi resmi, demi menjaga kepercayaan publik serta mendorong penyelesaian persoalan secara profesional sesuai ketentuan yang berlaku.
Pewarta: Suhendro
Lay Out: Lisya Wulan
Editor: Harijono



Posting Komentar