Hujan Tak Surutkan Semangat Komunitas CAOST Caruban, Bagikan 400 Paket Takjil
Jatimnews.info || Caruban – Guyuran hujan di wilayah Caruban tidak menyurutkan semangat komunitas Caruban Owner Skuter (CAOST) untuk menggelar aksi sosial. Komunitas pecinta skuter legendaris ini membagikan sedikitnya 400 paket takjil gratis kepada pengendara dan warga di kawasan Pertigaan Taman Kota Caruban Asti, Kabupaten Madiun, Minggu (15/3/2026).
Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan CAOST sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan. Meski para anggota tampil dengan atribut khas skuteris yang nyentrik, misi utama yang diusung adalah memperkuat solidaritas tanpa batas.
Ketua CAOST, Sunyoto—yang akrab disapa Glempo—menjelaskan bahwa aksi ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara anggota komunitas dengan masyarakat luas.
"Ini bentuk kepedulian kami terhadap sesama pengguna jalan. Meskipun cuaca hujan, semangat teman-teman tidak luntur untuk tetap berbagi," ujar Glempo di sela-sela kegiatan.
Filosofi Nama dan Transformasi Organisasi
Di balik aksi sosialnya, CAOST memiliki sejarah panjang dalam kancah otomotif regional. Komunitas ini awalnya berdiri dengan nama Paguyuban Skuter Caruban (PSC) yang beranggotakan 20 orang. Seiring berkembangnya organisasi, nama tersebut bertransformasi menjadi CAOST melalui rapat anggota.
Uniknya, nama CAOST diambil dari filosofi sederhana yang terinspirasi dari penyebutan saus makanan.
"Filosofinya simpel. Kami ingin setiap kali orang melihat atau menikmati saos, mereka akan teringat pada komunitas skuter asal Caruban ini," ungkap Glempo.
Dua Dekade Menjaga Persaudaraan
Eksis sejak tahun 2005, CAOST kini telah memasuki usia hampir 20 tahun. Konsistensi mereka dalam merangkul penghobi skuter dilakukan melalui pendekatan kekeluargaan dari rumah ke rumah. Strategi ini terbukti efektif meningkatkan jumlah anggota yang kini telah mencapai lebih dari 100 orang.
Basecamp komunitas yang terletak di wilayah Bangunsari kini menjadi titik temu lintas kota. Anggotanya tidak hanya berasal dari Caruban, namun meluas hingga Bojonegoro dan Sidoarjo. Selama dua dekade, CAOST tidak hanya fokus pada kegiatan touring, tetapi juga aktif dalam aksi kemanusiaan dan penggalangan dana bencana alam.
Ujian Solidaritas di Aspal
Sebagai komunitas motor, loyalitas anggota seringkali diuji dalam perjalanan. Glempo mengenang salah satu momen krusial saat rombongan pulang dari sebuah acara di Pati, Jawa Tengah.
"Kami sempat tersesat di tengah hutan. Saat itu banyak motor anggota yang mengalami kendala teknis dan kehabisan bensin. Kami terpaksa saling dorong motor di tengah kegelapan hutan. Momen sulit seperti itulah yang justru merekatkan persaudaraan kami hingga sekarang," pungkasnya.
Pewarta: Sukini
Lay Out: Lisya Wulan
Editor: Harijono



Posting Komentar