Ringankan Beban Perantau, Pemkab Madiun Berangkatkan 438 Peserta Balik Gratis
Jatimnews.info || Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun resmi memberangkatkan ratusan perantau dalam program Angkutan Balik Gratis Idulfitri 1447 Hijriah, Senin (23/3/2026). Bertempat di Pendopo Ronggo Djumeno, Caruban, pemberangkatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto.
Program rutin tahunan ini bertujuan untuk menekan biaya perjalanan pasca-lebaran sekaligus menjamin keselamatan warga di jalan raya. Tahun ini, sebanyak 9 armada bus dikerahkan untuk mengangkut 438 peserta menuju dua destinasi utama.
Fokus pada Keselamatan dan Ekonomi
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun, Suryanto, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan implementasi dari Keputusan Bupati Madiun terkait pelayanan publik. Selain aspek ekonomi, program ini diharapkan mampu mengurangi penggunaan kendaraan pribadi yang kerap memicu kepadatan lalu lintas.
"Kami ingin menjamin kenyamanan warga kembali ke perantauan. Penggunaan bus secara kolektif jauh lebih aman dan membantu mengurai kemacetan di jalan raya," ujar Suryanto.
Adapun rincian pemberangkatan tahun ini meliputi:
Rute Caruban – Surabaya: 7 bus (350 peserta).
Rute Caruban – Jakarta: 2 bus (88 peserta).
Peserta yang terakomodasi terdiri dari berbagai lapisan masyarakat, mulai dari karyawan swasta, buruh, ASN golongan rendah, hingga mahasiswa dan anak yatim piatu yang berdomisili di Kabupaten Madiun.
Komitmen Anggaran dan Pesan Bupati
Meski terjadi kenaikan biaya operasional transportasi, Bupati Hari Wuryanto menegaskan bahwa Pemkab Madiun tetap berkomitmen menjaga kuota armada. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan alokasi anggaran sebesar 20% pada APBD 2026.
"Ini adalah bentuk kehadiran pemerintah untuk rakyat. Saya berpesan kepada seluruh warga, jaga nama baik Kabupaten Madiun di perantauan. Tunjukkan kinerja dan dedikasi yang baik di tempat kerja masing-masing," tutur Bupati di hadapan para pemudik.
Wacana Kereta Api di Masa Depan
Melihat tingginya antusiasme warga, Bupati mengungkapkan rencana ekspansi moda transportasi untuk tahun depan. Pemkab Madiun kini tengah melakukan komunikasi intensif dengan PT KAI agar program angkutan gratis bisa merambah moda kereta api melalui Stasiun Caruban.
"Kami sedang melobi PT KAI. Targetnya, pada Oktober mendatang sudah ada kepastian. Menggunakan kereta api akan jauh lebih efektif dari segi waktu dan kapasitas angkut yang lebih besar," pungkasnya.
Hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimda Kabupaten Madiun, termasuk perwakilan dari Polres Madiun, Kejaksaan Negeri, Kodim, serta Sekretaris Daerah.
Pewarta: Sukini
Lay Out: Lisya Wulan
Editor: Harijono



Posting Komentar