Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Siber
  • Indeks
  • News
  • Daerah
    • All
    • Jawa Timur
    • Jawa Tengah
    • Jawa Barat
    • Bali
  • Nasional
    • Advertorial
  • Hukrim
  • TV Streaming
  • iNews
    • Hukrim
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Budaya
    • TNI
    • POLRI
    • PeristiwaNews
Jatim News Info
Telusuri
Jatim News Info
Buy template blogger
Beranda Tambang Nguling dan Narasi yang Terseret Kepentingan Tambang Nguling dan Narasi yang Terseret Kepentingan

Tambang Nguling dan Narasi yang Terseret Kepentingan

Jatimnews.info
Jatimnews.info
30 Mar, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Polemik tambang Nguling bukan hanya soal izin dan kewenangan, tetapi juga soal siapa yang benar-benar berbicara atas nama masyarakat

Jatimnews.info || Pasuruan - Polemik aktivitas tambang di wilayah Sebalong dan Sanganom, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, belakangan berkembang seolah-olah merupakan gejolak murni dari masyarakat yang menolak keberadaan tambang. Namun fakta di lapangan menunjukkan gambaran yang tidak sesederhana itu.

Sejumlah warga setempat justru menyatakan bahwa aktivitas tambang selama ini memberi dampak ekonomi yang nyata. Lapangan kerja terbuka, perputaran uang meningkat, dan sejumlah warga yang sebelumnya menganggur kini memiliki sumber penghasilan. Bagi masyarakat di kawasan pedesaan dengan pilihan pekerjaan terbatas, kondisi ini bukan hal kecil. Senin, 30/04/2026.

Karena itu, narasi yang menyebut masyarakat secara umum menolak tambang perlu dilihat secara kritis. Dalam banyak konflik sumber daya alam di Indonesia, tidak jarang suara segelintir pihak yang memiliki kepentingan tertentu terdengar lebih keras dibandingkan suara mayoritas warga yang terdampak langsung secara ekonomi.

Hal ini bukan berarti tambang bebas dari persoalan. Kerusakan jalan, debu, dan potensi dampak lingkungan tetap harus diawasi. Namun menyederhanakan persoalan seolah-olah seluruh masyarakat menolak tambang justru berpotensi menyesatkan opini publik dan memperkeruh situasi.

Ada indikasi bahwa polemik yang berkembang tidak sepenuhnya lahir dari aspirasi kolektif warga, melainkan dipicu oleh tarik-menarik kepentingan di antara oknum tertentu. Kepentingan tersebut bisa beragam—mulai dari rivalitas usaha, konflik lahan, hingga motif ekonomi dan politik lokal. Tanpa transparansi, masyarakat luas sulit membedakan mana aspirasi murni dan mana yang merupakan manuver kepentingan pribadi.

Dalam situasi seperti ini, pemerintah daerah dan aparat penegak hukum seharusnya tidak hanya fokus pada aspek legalitas tambang, tetapi juga pada dinamika sosial yang berkembang di masyarakat. Klarifikasi terbuka kepada publik menjadi penting agar konflik tidak berkembang menjadi polarisasi yang merugikan warga sendiri.

Perlu diakui, bagi sebagian masyarakat Nguling, keberadaan tambang bukan sekadar aktivitas ekonomi, melainkan tumpuan hidup. Ketika tambang beroperasi, warung makan ramai, jasa angkut hidup, dan tenaga kerja lokal terserap. Ketika tambang berhenti, efeknya langsung terasa pada dapur warga.

Oleh karena itu, penyelesaian persoalan tambang tidak bisa hanya menggunakan pendekatan penutupan atau penindakan tanpa solusi alternatif bagi ekonomi masyarakat. Jika negara hadir hanya dalam bentuk larangan, tetapi tidak menyediakan pengganti sumber penghidupan, maka yang terjadi bukan perlindungan lingkungan, melainkan pemiskinan baru di desa.

Opini publik juga perlu diarahkan pada keseimbangan antara perlindungan lingkungan dan keberlanjutan ekonomi warga. Keduanya bukan pilihan yang saling meniadakan, melainkan harus dikelola melalui regulasi yang jelas, pengawasan ketat, dan keterbukaan informasi.

Editorial ini berpandangan bahwa yang harus dikedepankan adalah fakta lapangan dan suara masyarakat yang benar-benar terdampak, bukan sekadar narasi yang dibentuk oleh pihak-pihak berkepentingan. Jika mayoritas warga mendukung aktivitas tambang karena manfaat ekonominya, maka suara itu juga layak didengar dalam proses pengambilan kebijakan.

Pada akhirnya, polemik tambang Nguling bukan hanya soal izin dan kewenangan, tetapi juga soal siapa yang benar-benar berbicara atas nama masyarakat. Tanpa kejelasan itu, konflik akan terus diproduksi, sementara warga yang seharusnya menjadi subjek justru hanya menjadi objek tarik-menarik kepentingan.

Pewarta: Biro Daeng
Lay Out: Wulan
Editor: Harijono 
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama Tak ada hasil yang ditemukan
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Posting Komentar
- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Berita Terbaru

Tambang Nguling dan Narasi yang Terseret Kepentingan

Jatimnews.info- Maret 30, 2026 0
Tambang Nguling dan Narasi yang Terseret Kepentingan
Polemik tambang Nguling bukan hanya soal izin dan kewenangan, tetapi juga soal siapa yang benar-benar berbicara atas nama masyarakat Jatimnews.info || Pasurua…

Berita Populer

Polres Tulungagung Musnahkan 22,15 Kg bahan peledak dan 346 petasan Selama Bulan Suci Ramadhan

Polres Tulungagung Musnahkan 22,15 Kg bahan peledak dan 346 petasan Selama Bulan Suci Ramadhan

Maret 24, 2026
Penyaluran Bantuan Pangan di Kota Mojokerto Berjalan Lancar, Dukung Ketahanan Pangan Masyarakat Mojokerto

Penyaluran Bantuan Pangan di Kota Mojokerto Berjalan Lancar, Dukung Ketahanan Pangan Masyarakat Mojokerto

Maret 26, 2026
Usai Libur Lebaran, Bupati Madiun Tekankan ASN Implementasikan Nilai Kedisiplinan dalam Pelayanan

Usai Libur Lebaran, Bupati Madiun Tekankan ASN Implementasikan Nilai Kedisiplinan dalam Pelayanan

Maret 25, 2026

Editor Post

Sudah Mengantongi Rekom dari DPP PKB, Gus Mujib siap Memenangi Gelanggang Pilkada Kabupaten Pasuruan 2024

Sudah Mengantongi Rekom dari DPP PKB, Gus Mujib siap Memenangi Gelanggang Pilkada Kabupaten Pasuruan 2024

Mei 15, 2024
Polri Siap Amankan World Water Forum ke-10 di Bali

Polri Siap Amankan World Water Forum ke-10 di Bali

Mei 15, 2024
Polda Kalteng Diskusi Bersama 25 Serdik Lemhannas Bahas Strategi Dalam Menjaga Kamtibmas

Polda Kalteng Diskusi Bersama 25 Serdik Lemhannas Bahas Strategi Dalam Menjaga Kamtibmas

Mei 15, 2024

Popular Post

Polres Tulungagung Musnahkan 22,15 Kg bahan peledak dan 346 petasan Selama Bulan Suci Ramadhan

Polres Tulungagung Musnahkan 22,15 Kg bahan peledak dan 346 petasan Selama Bulan Suci Ramadhan

Maret 24, 2026
Penyaluran Bantuan Pangan di Kota Mojokerto Berjalan Lancar, Dukung Ketahanan Pangan Masyarakat Mojokerto

Penyaluran Bantuan Pangan di Kota Mojokerto Berjalan Lancar, Dukung Ketahanan Pangan Masyarakat Mojokerto

Maret 26, 2026
Usai Libur Lebaran, Bupati Madiun Tekankan ASN Implementasikan Nilai Kedisiplinan dalam Pelayanan

Usai Libur Lebaran, Bupati Madiun Tekankan ASN Implementasikan Nilai Kedisiplinan dalam Pelayanan

Maret 25, 2026

Populart Categoris

  • Berita10
  • Polri8
  • hukrim10
  • pemerintah61
  • tni2
Jatim News Info

About Us

JatimNews.info hadir untuk memberikan sebuah informasi di wilayah Jawa Timur dan Nasional yang bersinergi untuk membangun negeri. JatimNews.info Sebagai jembatan untuk memberikan informasi kepada masyarakat.

Contact us: jatimnews3@gmail.com

Follow Us

2014 Jatim News .com | Team IT : Mbah Yo
  • Redaksi
  • Siber
  • Indeks
  • Contact Us