Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Siber
  • Indeks
  • News
  • Daerah
    • All
    • Jawa Timur
    • Jawa Tengah
    • Jawa Barat
    • Bali
  • Nasional
    • Advertorial
  • Hukrim
  • TV Streaming
  • iNews
    • Hukrim
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Budaya
    • TNI
    • POLRI
    • PeristiwaNews
Jatim News Info
Telusuri
Jatim News Info
Buy template blogger
Beranda Bau Amonia dan Metan Limbah Kotoran Sapi Dikeluhkan Warga Desa Tlekung Kota Batu, Kharisma: Ibu Saya Sakit jadi Terganggu Bau Amonia dan Metan Limbah Kotoran Sapi Dikeluhkan Warga Desa Tlekung Kota Batu, Kharisma: Ibu Saya Sakit jadi Terganggu

Bau Amonia dan Metan Limbah Kotoran Sapi Dikeluhkan Warga Desa Tlekung Kota Batu, Kharisma: Ibu Saya Sakit jadi Terganggu

Jatimnews.info
Jatimnews.info
10 Jun, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Doc Foto: Tim lapangan bagian peninjauan DLH Kota Batu, saat tengah Sidak ke lokasi. (Red)

Jatimnews.info || Kota Batu, Malang - Permasalahan sosial akibat bau limbah kotoran sapi sering kali memicu konflik antara peternak dan warga sekitar, seperti yang terjadi di RT 06 RW, 06, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.

Dampak utamanya meliputi polusi udara akibat gas metan dan amonia yang menyengat, pencemaran air tanah atau got dari limbah yang dibuang sembarangan, serta risiko gangguan kesehatan seperti gangguan pernapasan (ISPA) dan penurunan kualitas lingkungan. 

Salah seorang warga setempat, Kharisma mengeluhkan aliran limbah kotoran sapi dari peternakan tetangga yang masuk ke saluran got depan rumahnya, hingga mengakibatkan bau busuk yang membuat mual perut, dan pusing kepala jika terhirup manusia.
Menurutnya, bau yang dihasilkan dari zat amonia dan metan hasil dari limbah pembuangan kotoran sapi mengalir tepat di depan rumahnya yang menganggu pernafasan sekeluarga, apalagi setiap kali tamu datang ke rumahnya juga mencium aroma tidak sedap hingga membuat mual dan muntah.

Tak hanya itu, bahkan sekeluarga juga mengaku terganggu dengan bau kotoran sapi yang mengaliri got depan rumahnya tersebut, setiap hari mengeluarkan bau menyengat terlebih jika mengalir.

"Terus terang ini sudah bertahun-tahun, baunya sangat menyengat sekali, apalagi saya sekeluarga malu kalau ada tamu mereka juga kebauan ditambah ibu saya yang sedang sakit juga merasa terganggu dengan bau kotoran sapi, hingga mengalami sesak nafas," keluhnya, pada Rabu (10/6/2026).

Wanita yang berprofesi sebagai jurnalis ini menambahkan, jika pagi, siang, sore dan malam sering mengalir. Alhasil, bau aroma tidak sedap yang sangat menyengat sekali membuat sekeluarga tidak nyaman terasa hingga masuk ke dalam rumah. 

Kharisma mengatakan, jika ia tidak bisa berani membuka pintu ruang tamu, dan jendela saat ada tamu datang karena bau masuk langsung masuk ke ruangan rumah.

Pantauan awak media di lokasi, kondisi semakin parah ketika tampungan limbah penuh dan merembes hingga ke tembok halaman rumahnya.

"Kami sangat terganggu sekali dan dan tidak nyaman, jadi sangat malu kalau ada tamu datang ke rumah, apalagi ibu saya juga sakit sesak nafas," ungkapnya.

Atensi DLH Kota Batu Sidak ke Lokasi

Keluhan ini menyoroti persoalan pengelolaan limbah kotoran sapi peternakan di permukiman yang padat penduduk di Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.

Berdasarkan kajian dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu, amonia dan metan dari kotoran hewan dalam konsentrasi tinggi dapat menyebabkan iritasi mata, hidung, dan tenggorokan, serta menurunkan kualitas hidup warga di sekitarnya.

"Ya, apalagi yang berdekatan seperti ibu Kharisma ini dan keluarganya. Mereka berharap, ada penanganan dari kami, agar aliran limbah kotoran sapi tidak lagi mencemari saluran got depan rumahnya, maka dari itu hari ini kami sengaja sidak ke lokasi," kata Sekdis DLH Kota Batu, Latif usai menurunkan tim lapangan bagian peninjauan.

Pihaknya menambahkan, dari hasil sidak diketahui peternak melakukan pembuatan biogas, dengan cara engolah feses sapi melalui tabung digester untuk menghasilkan gas metana yang bisa digunakannya untuk memasak.

"Maka dari itu, kami menyarankan untuk mempunyai Pembuatan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), dimana salah satu tujuannya untuk memastikan air sisa pembersihan kandang disaring dan dinetalkan sebelum dialirkan ke saluran umum. Jadi, tidak boleh langsung dibuang ke dalam aliran got depan rumah yang menimbulkan bau tidak sedap," tandasnya.

Hingga berita ini dilansir, saat ini belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Desa Tlekung, terkait mengenai aduan tersebut.

Pewarta: Karmawan 
Reporter: Rista
Lay Out: Lisya Wulan 
Editor: Harijono 
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Posting Komentar
- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Berita Terbaru

Bau Amonia dan Metan Limbah Kotoran Sapi Dikeluhkan Warga Desa Tlekung Kota Batu, Kharisma: Ibu Saya Sakit jadi Terganggu

Jatimnews.info- Juni 10, 2026 0
Bau Amonia dan Metan Limbah Kotoran Sapi Dikeluhkan Warga Desa Tlekung Kota Batu, Kharisma: Ibu Saya Sakit jadi Terganggu
Doc Foto: Tim lapangan bagian peninjauan DLH Kota Batu, saat tengah Sidak ke lokasi. (Red) Jatimnews.info || Kota Batu, Malang - Permasalahan sosial akibat ba…

Berita Populer

PROGIB DPC Kota Kediri, Gelar Rapat Pengurusan KSB, Ketua PAC beserta Anggota

PROGIB DPC Kota Kediri, Gelar Rapat Pengurusan KSB, Ketua PAC beserta Anggota

Juni 06, 2026
Wujud Dukungan Ketahanan Pangan, Polisi Kawal Pengiriman 10 Ton Jagung Ke Bulog Jombang

Wujud Dukungan Ketahanan Pangan, Polisi Kawal Pengiriman 10 Ton Jagung Ke Bulog Jombang

Juni 08, 2026
Bhabinkamtibmas Desa Mojotrisno Dorong Pemanfaatan Pekarangan Untuk Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga

Bhabinkamtibmas Desa Mojotrisno Dorong Pemanfaatan Pekarangan Untuk Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga

Juni 04, 2026

Editor Post

Sudah Mengantongi Rekom dari DPP PKB, Gus Mujib siap Memenangi Gelanggang Pilkada Kabupaten Pasuruan 2024

Sudah Mengantongi Rekom dari DPP PKB, Gus Mujib siap Memenangi Gelanggang Pilkada Kabupaten Pasuruan 2024

Mei 15, 2024
Polri Siap Amankan World Water Forum ke-10 di Bali

Polri Siap Amankan World Water Forum ke-10 di Bali

Mei 15, 2024
Polda Kalteng Diskusi Bersama 25 Serdik Lemhannas Bahas Strategi Dalam Menjaga Kamtibmas

Polda Kalteng Diskusi Bersama 25 Serdik Lemhannas Bahas Strategi Dalam Menjaga Kamtibmas

Mei 15, 2024

Popular Post

PROGIB DPC Kota Kediri, Gelar Rapat Pengurusan KSB, Ketua PAC beserta Anggota

PROGIB DPC Kota Kediri, Gelar Rapat Pengurusan KSB, Ketua PAC beserta Anggota

Juni 06, 2026
Wujud Dukungan Ketahanan Pangan, Polisi Kawal Pengiriman 10 Ton Jagung Ke Bulog Jombang

Wujud Dukungan Ketahanan Pangan, Polisi Kawal Pengiriman 10 Ton Jagung Ke Bulog Jombang

Juni 08, 2026
Bhabinkamtibmas Desa Mojotrisno Dorong Pemanfaatan Pekarangan Untuk Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga

Bhabinkamtibmas Desa Mojotrisno Dorong Pemanfaatan Pekarangan Untuk Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga

Juni 04, 2026

Populart Categoris

  • Berita10
  • Polri8
  • hukrim10
  • pemerintah61
  • tni2
Jatim News Info

About Us

JatimNews.info hadir untuk memberikan sebuah informasi di wilayah Jawa Timur dan Nasional yang bersinergi untuk membangun negeri. JatimNews.info Sebagai jembatan untuk memberikan informasi kepada masyarakat.

Contact us: jatimnews3@gmail.com

Follow Us

2014 Jatim News .com | Team IT : Mbah Yo
  • Redaksi
  • Siber
  • Indeks
  • Contact Us