Minat Naik Bus Satria Melonjak, Dishub Kota Kediri Wacanakan Tambah Armada Bus Sekolah gratis di Kota Kediri
Kepala Dishub Kota Kediri Arief Cholisudin mengatakan okupansi Bus Satria terus menunjukkan tren positif
Jatimnews.info || Kediri Kota - Tingginya minat pelajar memanfaatkan Bus Satria membuat Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kediri mulai mewacanakan penambahan armada. Meski anggaran dari pemerintah daerah belum tersedia, usulan penambahan bus akan diperjuangkan melalui Kementerian Perhubungan.
Kepala Dishub Kota Kediri Arief Cholisudin mengatakan okupansi Bus Satria terus menunjukkan tren positif. Kondisi tersebut menjadi indikator bahwa sosialisasi dan promosi penggunaan transportasi umum kepada pelajar berjalan efektif.
"Banyak siswa yang kini lebih memilih menggunakan transportasi umum dibanding membawa kendaraan pribadi ke sekolah," ujarnya.
Menurut Arief, keberadaan Bus Satria tidak hanya membantu mengurangi kepadatan lalu lintas, tetapi juga meringankan beban ekonomi keluarga. Orang tua tidak lagi harus mengeluarkan biaya maupun waktu lebih untuk mengantar anak hingga ke sekolah karena siswa cukup menuju halte atau titik pemberhentian bus terdekat dari rumah.
Saat ini Dishub Kota Kediri mengoperasikan tujuh armada angkutan sekolah. Rinciannya, lima unit Bus Satria yang juga dapat dimanfaatkan masyarakat umum serta dua unit Bus Mapan Ceria yang dikhususkan melayani antar-jemput siswa penyandang disabilitas.
Untuk operasional, Bus Satria melayani dua sesi setiap hari. Sesi pagi berlangsung pukul 07.30 hingga 10.05 WIB, sedangkan sesi sore mulai pukul 17.00 sampai 19.41 WIB.
Adapun rute barat melintasi Terminal Tamanan, Sekartaji, Jalan Dhoho, Burengan, kemudian kembali ke Terminal Tamanan. Sementara rute timur dimulai dari Terminal Tempurejo, melewati Jalan Dhoho, lalu kembali menuju Terminal Tempurejo.
Meski kebutuhan armada dinilai semakin mendesak, Arief mengakui penambahan bus belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat karena keterbatasan anggaran daerah.
"Kami memang memiliki wacana untuk menambah armada. Namun saat ini belum ada alokasi anggaran dari pemerintah daerah. Karena itu kami juga berupaya mengusulkan bantuan penambahan armada kepada Kementerian Perhubungan," pungkasnya.
Pewarta: Suhendro
Lay Out: Lisya Wulan
Editor: Harijono


Posting Komentar