Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Bhabinkamtibmas Polsek Tarokan Cek Lahan Jagung dan Edukasi Petani di Desa Tarokan untuk Dukung Ketahanan Pangan
Kapolres Kediri Kota, AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Tarokan, AKP Priyo Hadistyo, S.H., menyampaikan...
Jatimnews.info || Kediri – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada 1 Juli 2026 mendatang, jajaran kepolisian terus mengintensifkan bakti nyata dan kehadirannya di tengah masyarakat. Semangat mengabdi untuk negeri ini salah satunya diwujudkan oleh Bhabinkamtibmas (BKTM) Desa Tarokan, Polsek Tarokan, Polres Kediri Kota, Polda Jatim, Aiptu Sunarko.
Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, ia melaksanakan kegiatan sambang warga sekaligus pengecekan lahan pertanian jagung pada Rabu (17/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di area persawahan Desa Tarokan, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri ini bertujuan untuk memantau langsung perkembangan sektor pertanian lokal sekaligus mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat, khususnya para petani. Momen ini juga menjadi bagian dari rangkaian menyongsong sewindu usia Korps Bhayangkara dalam menjaga keamanan dan menyokong kesejahteraan masyarakat.
Secara terpisah, Kapolres Kediri Kota, AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Tarokan, AKP Priyo Hadistyo, S.H., menegaskan bahwa peran aktif Bhabinkamtibmas di lapangan sangat krusial dalam menyukseskan program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh pemerintah.
"Bhabinkamtibmas adalah ujung tombak Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Memasuki momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami mendorong seluruh personel, khususnya di Polsek Tarokan, untuk semakin meningkatkan pengabdian. Salah satunya dengan terus mendampingi, mengedukasi, dan memotivasi para petani agar produktivitas hasil pertanian seperti jagung ini dapat terus meningkat. Ini adalah wujud nyata kontribusi Polri dalam menjaga stabilitas pangan nasional dari tingkat desa," tegas AKP Priyo Hadistyo, S.H.
Ada kedekatan emosional tersendiri bagi AKP Priyo Hadistyo, S.H., terhadap kehidupan para petani. Ia mengisahkan bahwa dirinya juga lahir dan dibesarkan sebagai seorang anak petani dari Desa Kunjang. Pengalaman hidup itulah yang membuatnya sangat memahami perjuangan dan harapan para petani di pedesaan.
"Saya ini juga lahir dari rahim seorang anak petani di Desa Kunjang. Saya tahu betul bagaimana keringat dan harapan yang ditanam di setiap jengkal tanah sawah. Kami sangat berharap, dengan pendampingan ini, para petani bisa mendapatkan hasil panen yang melimpah dan baik. Dengan begitu, tidak hanya kebutuhan sehari-hari yang terpenuhi, tetapi hasil tani tersebut juga mampu membiayai pendidikan dan mewujudkan cita-cita anak-anak mereka setinggi langit," ungkap AKP Priyo dengan penuh rasa haru dan optimisme.
Menindaklanjuti arahan dan motivasi tersebut, Aiptu Sunarko memanfaatkan momen sambang ini untuk berdialog secara humanis dan memberikan edukasi langsung kepada para petani jagung di Desa Tarokan.
Beberapa poin penting yang disampaikan dalam giat tersebut antara lain:
Optimalisasi Lahan: Mengajak petani memanfaatkan teknologi pertanian sederhana dan edukasi penanggulangan hama yang aman.
Keamanan Lingkungan (Kamtibmas): Mengimbau para petani untuk tetap waspada terhadap potensi pencurian hasil panen maupun alat-alat pertanian di sawah.
Lapor Cepat: Mengingatkan warga agar segera melaporkan kepada Bhabinkamtibmas atau Polsek Tarokan jika menemui hal-hal yang mencurigakan di sekitar area pertanian.
Kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Para petani Desa Tarokan mengaku sangat termotivasi mendengar cerita dan dukungan dari Kapolsek Tarokan.
Melalui aksi nyata di sektor pertanian ini, Polsek Tarokan membuktikan bahwa menyambut Hari Bhayangkara ke-80 bukan sekadar tentang perayaan seremonial semata, melainkan tentang bagaimana kehadiran Polri dapat dirasakan langsung manfaatnya sebagai pelindung, pengayom, dan mitra karib masyarakat. Sinergi yang solid ini diharapkan dapat mewujudkan ketahanan pangan yang kuat sekaligus kesejahteraan bagi keluarga petani di wilayah Kediri.
Pewarta: Murianto
Lay Out: Lisya Wulan
Editor: Harijono



Posting Komentar