Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto Optimalkan Anggaran Rehabilitasi Sekolah Tahun 2026, Tujuh Paket Pekerjaan Diprioritaskan Demi Mewujudkan Fasilitas Belajar yang Aman, Nyaman, dan Berkualitas
Doc Foto: Salah satu proyek yang sedang berjalan adalah Rehabilitasi Gedung TK Negeri Pembina 2 Gedeg yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Mojokerto Tahun Anggaran 2026
Jatimnews.info || Mojokerto - Kamis,16 Juli 2026 – Peningkatan mutu pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kualitas tenaga pendidik dan proses pembelajaran, tetapi juga didukung oleh tersedianya sarana dan prasarana sekolah yang memadai. Berangkat dari komitmen tersebut, Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Dinas Pendidikan melaksanakan program rehabilitasi sejumlah fasilitas pendidikan menjelang dimulainya Tahun Pelajaran 2026/2027.
Salah satu proyek yang sedang berjalan adalah Rehabilitasi Gedung TK Negeri Pembina 2 Gedeg yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Mojokerto Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program rehabilitasi yang menyasar lembaga pendidikan pada berbagai jenjang.
Pada tahun ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto melaksanakan tujuh paket pekerjaan, meliputi rehabilitasi gedung TK, rehabilitasi ruang kelas SD dan SMP, serta pembangunan pagar sekolah.
Program tersebut disusun berdasarkan skala prioritas dengan mempertimbangkan kondisi bangunan dan kebutuhan masing-masing satuan pendidikan.
Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Indi Ilmiyah, S.T., M.T., menyampaikan bahwa jumlah kegiatan rehabilitasi tahun 2026 mengalami penyesuaian karena keterbatasan alokasi anggaran.
Meski demikian, menurutnya pemerintah daerah tetap berupaya memastikan bahwa sekolah yang memperoleh rehabilitasi benar-benar merupakan sekolah yang membutuhkan penanganan terlebih dahulu.
"Anggaran tahun ini memang terbatas sehingga jumlah proyek tidak sebanyak sebelumnya. Namun kami berkomitmen agar seluruh pekerjaan yang dilaksanakan tetap berkualitas dan memberikan manfaat bagi peserta didik maupun tenaga pendidik," jelasnya.
Ia mengatakan, rehabilitasi gedung sekolah bukan sekadar memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam mendukung terciptanya proses belajar mengajar yang lebih kondusif.
Lingkungan sekolah yang aman dan nyaman diyakini mampu meningkatkan motivasi belajar serta menunjang perkembangan peserta didik.
Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto juga berharap seluruh pelaksanaan pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target waktu, memenuhi ketentuan teknis yang berlaku, dan diawasi secara optimal sehingga hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui program rehabilitasi ini, Pemerintah Kabupaten Mojokerto menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah, sehingga seluruh peserta didik memiliki kesempatan memperoleh fasilitas belajar yang layak dan berkualitas.
Jurnalis: Johanes
Lay Out: Lisya Wulan
Editor: Harijono



Posting Komentar