Dugaan Pembobolan Rekening Nasabah Prioritas Bank Jatim Capem Mrican Capai Rp30 Miliar
Menanggapi keluhan masyarakat dan temuan tim investigasi di lapangan, redaksi telah berupaya meminta hak jawab kepada pihak Bank Jatim Cabang Kediri
Jatimnews.info || Kediri - Dugaan kasus pembobolan rekening nasabah prioritas tengah mengguncang Bank Jatim Cabang Pembantu (Capem) Mrican, Kota Kediri. Berdasarkan informasi yang dihimpun, total kerugian nasabah dalam kasus ini ditaksir mencapai kurang lebih Rp30 miliar. Dugaan ini mencuat menyusul adanya aktivitas audit internal yang dilakukan oleh pihak bank.
Kejanggalan mulai dirasakan oleh sejumlah nasabah, khususnya nasabah prioritas, ketika mereka mendapati saldo tabungan maupun deposito tidak muncul pada rekening mereka. Saat nasabah meminta klarifikasi, pihak Bank Jatim Capem Mrican berdalih sedang terjadi pemeliharaan sistem (maintenance).
"Maintenance kok sampai seminggu hingga satu bulan," keluh AM, salah seorang nasabah prioritas Bank Jatim Capem Mrican yang terdampak, Senin (20/07/2026).
Menanggapi keluhan masyarakat dan temuan tim investigasi di lapangan, redaksi telah berupaya meminta hak jawab kepada pihak Bank Jatim Cabang Kediri. Salah satu perwakilan pimpinan Bank Jatim Cabang Kediri berinisial A memberikan pernyataan singkat terkait keresahan nasabah tersebut.
"Kami akan segera memperbaiki kinerja kami, terima kasih atas atensi dan bentuk kepeduliannya," ujar A, tanpa merinci lebih jauh mengenai progres pengembalian dana nasabah maupun hasil audit internal.
Lambannya kejelasan dari pihak bank memicu keresahan yang mendalam di kalangan nasabah. Peristiwa ini dinilai sangat merugikan nasabah, baik secara waktu maupun materiel, terlebih di tengah kondisi pelemahan nilai tukar rupiah saat ini.
Hingga berita ini diturunkan, publik dan para nasabah masih menunggu pernyataan dan langkah resmi yang komprehensif dari manajemen pusat Bank Jatim maupun otoritas terkait demi menjamin keamanan dana masyarakat. Bersambung...(Baim/Red)



Posting Komentar