Semarak Bersih Kelurahan Krajan, Dari Gerakan Kebersihan hingga Lomba Masak "Bekal Istri"
Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan kekompakan warga Kelurahan Krajan
Jatimnews.info || Madiun – Kemeriahan menyelimuti Kelurahan Krajan, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun pada Minggu (19/7/2026). Ratusan warga antusias mengikuti rangkaian perayaan menyambut Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-458 sekaligus tradisi Bersih Kelurahan (sedekah bumi), mulai dari senam pagi bersama hingga lomba memasak unik bertajuk "Memasak Bekal Istri Tercinta".
Agenda tahunan ini dihadiri langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono, Camat Mejayan, Kepala Kelurahan Krajan Tri Santoso, serta jajaran tokoh masyarakat setempat.
Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan kekompakan warga Kelurahan Krajan. Menurutnya, momentum Bersih Kelurahan menjadi sarana krusial dalam melestarikan warisan leluhur di era modern.
"Alhamdulillah, pada kesempatan pagi hari ini teman-teman Kelurahan Krajan betul-betul menguri-uri (melestarikan) budaya. Melalui lomba masak dan bersih desa atau sedekah bumi ini, kami berharap kegiatan seperti ini terus dijaga agar generasi penerus kita nanti tetap tahu. Nilai-nilai gotong royong, kekompakan, dan kebersamaan seperti ini sangat perlu kita jaga bersama-sama," ujar Fery saat ditemui di lokasi acara.
Fery juga memuji tingginya tingkat partisipasi masyarakat yang memadati lokasi sejak pagi hari.
"Alhamdulillah antusiasme masyarakat Kelurahan Krajan betul-betul kompak, kerja sama dan gotong royongnya luar biasa. Semoga dengan kekompakan dan kebersamaan ini, Kelurahan Krajan ke depan bisa semakin solid," tambahnya.
Di tempat yang sama, Lurah Krajan, Tri Santoso, menjelaskan bahwa rangkaian acara sengaja digelar pada hari Minggu agar selaras setelah upacara resmi HUT Kabupaten Madiun ke-458. Konsep acara ini diselaraskan dengan visi daerah, yakni mewujudkan Kabupaten Madiun yang bersahaja dan inovatif.
Tri mengungkapkan, seluruh pembiayaan dan konsep acara murni digerakkan oleh lembaga kelurahan dengan dukungan penuh dari warga serta pelaku usaha lokal. Salah satu daya tarik utama adalah lomba memasak yang wajib diikuti oleh bapak-bapak pengurus lingkungan.
"Latar belakang lomba memasak ini sengaja kami ambil tema 'Bekal Istri'. Tujuannya untuk memupuk rasa kebersamaan dan kekompakan. Di sini kita tidak mengedepankan hadiahnya, melainkan nilai guyub, solid, dan kebersamaan antar-RW. Pesertanya adalah para bapak dari lembaga RW, RT, hingga anggota LPMK, di mana setiap RW mengirimkan 5 orang perwakilan," urai Tri Santoso.
Selain kemeriahan pada hari H, Kelurahan Krajan sebelumnya telah menggalakkan Gerakan Kebersihan melalui lomba kebersihan tingkat RW yang berlangsung selama hampir satu bulan penuh.
Proses penilaian intensif dilakukan oleh tim juri profesional dari berbagai instansi terkait, meliputi Dinas Pariwisata dan Olahraga (Disparpora), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta perwakilan Puskesmas Mejayan. Pengumuman pemenang peringkat 1 hingga 5 dijadwalkan langsung pada hari yang sama.
Melalui momentum berlapis ini, Tri Santoso berharap sinergi tiga pilar di Kelurahan Krajan dapat terus mengakar kuat demi kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
"Harapan kami, aksi nyata dari tiga pilar Kelurahan Krajan ini bisa membuat lembaga kita semakin berdaya, berdikari, dan membawa manfaat untuk kemajuan wilayah. Semoga Krajan semakin baik, solid, aman, dan kondusif, serta kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan tetap terjaga dengan baik," pungkasnya.
Pewarta: Sukini
Lay Out: Lisya Wulan
Editor: Harijono



Posting Komentar