Mojorayong Jadi Persinggahan Terakhir Penilaian PKK Terbaik Madiun 2025: Inovasi Berdampak Nyata Jadi Kunci!
Jatimnews.info || Madiun – Desa Mojorayong, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, menjadi lokasi persinggahan terakhir sekaligus penutup dalam rangkaian Penilaian Pelaksana Terbaik Pembinaan Terpadu PKK Sehat Lestari Berencana dan Lomba Pemanfaatan Tanah Pekarangan Tingkat Kabupaten Madiun Tahun 2025. Senin, 17/11/2025.
Kegiatan penilaian yang berlangsung ketat ini dihadiri langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Madiun, Erni Hari Wuryanto, bersama tim penilai, Camat Wungu Basudewo, serta jajaran perangkat desa dan Tim Penggerak PKK Desa Mojorayong.
Tidak hanya memberikan arahan, tetapi juga terjun langsung melakukan kroscek dan memastikan implementasi 10 Program Pokok PKK di lapangan berjalan efektif dan inovatif.
Tujuan Kegiatan dan Kesiapan Mojorayong, Ketua TP PKK Kabupaten Madiun, Erni Hari Wuryanto, menyampaikan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memonitoring dan menjamin kesehatan masyarakat, khususnya terkait stunting dan kesehatan ibu hamil.
"Karena ini lomba pembinaan terpadu, Lingkungan Hidup Lestari, terfokus pada kesehatan Penilaiannya tentang kesehatan."
Ia juga menyoroti kesiapan Desa Mojorayong, yang disebutnya "benar-benar siap" dengan banyak inovasi yang selaras dengan visi Pemerintah Kabupaten Madiun. "Semoga Mojorayung yang terbaik," terang Erni.
Senada dengan Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten Madiun Erni Hari Wuryanto, Camat Wungu, Basudewo, menegaskan bahwa Desa Mojorayong dinilai sebagai yang paling siap, terutama dalam hal inovasi.
"Di Mojorayung, inovasi sudah ada, berangkat dari masalah, dan punya dampak. Inovasi di sana adalah real dan bukan sekadar teori atau seremoni," ujar Basudewo, menekankan bahwa inovasi adalah jawaban sebuah masalah yang harus memberikan dampak nyata.
Inovasi Selaras Visi Madiun Berbahagia. Wakil Ketua TP PKK Desa Mojorayong, Ike Novia Kriatanty, memaparkan bahwa seluruh program dan kegiatan PKK Desa Mojorayong selaras dengan Visi Kabupaten Madiun BERSAHAJA: BERSIH, SEHAT, dan SEJAHTERA.
Inovasi yang dilahirkan oleh PKK Mojorayong terbukti menjawab masalah di masyarakat, antara lain:
* 1. Bidang Umum (Administrasi): 3D (Digitalisasi Data Dawis) & PIONIR PKK
* Inovasi 3D mengubah pendataan administrasi PKK yang sebelumnya manual menjadi digital menggunakan Google Form, menjadikan TP PKK sebagai Bank Data yang akurat dan efisien.
* 2. POKJA I (Gotong Royong): MOJU MEREKAH (Mojorayung Jum’at Penuh Berkah)
* Inovasi murni swadaya masyarakat ini meningkatkan solidaritas dengan prinsip "TARUHLAH SEMAMPUNYA DAN AMBILAH SEPERLUNYA" untuk berbagi makanan setiap hari Jumat.
* 3. POKJA II (Pendidikan): PoCaDuTa (Pojok Baca Posyandu Balita)
* Meningkatkan minat baca anak dan mengurangi ketergantungan pada HP saat antrean Posyandu, sekaligus selaras dengan Visi Sejahtera: terjamin pendidikan.
* 4. POKJA III (Pangan): GERCES PTP (Gerakan Cegah Stunting dengan PTP)
* Pembagian bibit sayur, buah, dan ayam kepada calon pengantin (Catin KEK) dan Ibu Hamil (Bumil) untuk memenuhi protein hewani dan gizi keluarga melalui Pemanfaatan Tanah Pekarangan (PTP).
* 5. POKJA IV (Kesehatan): ANTING SI MILA (Atasi Stunting dengan Pos Gizi, Kelas MP-ASI dan Kelas Ibu hamil)
* Fokus pada pencegahan stunting melalui pemantauan kesehatan ibu hamil dan pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang tepat, selaras dengan Visi SEHAT untuk masyarakat holistik.
Upaya Luar Biasa Menekan Stunting, Baik Ketua TP PKK Kabupaten maupun Camat Wungu menyoroti inovasi yang berfokus pada kesehatan, khususnya penanganan stunting.
Basudewo menyebutkan bahwa di Mojorayong sempat terdapat angka stunting yang lumayan, sehingga diperlukan upaya yang sangat luar biasa untuk menekannya.
"Upaya penurunan stunting tidak hanya fokus pada menurunkan jumlahnya, tetapi juga pada pencegahan agar tidak terjadi lagi penambahan kasus baru," tegas Basudewo.
Upaya yang melibatkan PKK dan kader kesehatan ini telah menunjukkan hasil yang menggembirakan, dibuktikan dengan berkurangnya drastis jumlah penderita stunting di Mojorayong.
Ketua TP PKK Desa Mojorayong, Lusi, menyampaikan harapan besarnya. "Semoga Mojorayung semakin lebih maju ke depannya, kegiatannya lebih banyak lagi, rakyatku sehat dan sejahtera, stunting, dan kemiskinan pokok tetap semangat untuk Mojorayung," tutupnya.
Pewarta: Sukini
Lay out: Lisya Wulan
Editor: Harijono


Posting Komentar