Workshop Perizinan Sertifikasi: Cara Pembenihan Ikan Yang Baik Digelar di Kediri, Dorong Standarisasi dan Kualitas Benih
Jatimnews.info || Kediri — Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Perikanan terus mendorong peningkatan kualitas sektor perikanan dengan menggelar workshop perizinan sertifikasi cara pembenihan ikan yang baik. Kegiatan ini berlangsung di kantor Dinas Perikanan yang berlokasi di Jalan Pamenang, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri. Rabu, 8/04/2026.
Workshop ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kediri, Nur Hafid S.Pt, M.M. sebagai bagian dari upaya strategis dalam meningkatkan kapasitas para pembudidaya ikan di wilayah tersebut. Program ini difokuskan pada edukasi terkait pentingnya sertifikasi CPIB (Cara Pembenihan Ikan yang Baik) sebagai standar dalam kegiatan budidaya perikanan.
Dalam sambutannya, Nur Hafid menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah mendorong para pembudidaya agar memiliki sertifikat CPIB. Sertifikasi ini dinilai penting untuk meminimalkan risiko kegagalan dalam proses pembenihan sekaligus meningkatkan produktivitas hasil budidaya.
“Dengan memiliki sertifikat CPIB, para pembudidaya sudah memiliki standar operasional prosedur (SOP) yang jelas, mulai dari pemeliharaan induk ikan hingga proses pembenihan. Hal ini akan berdampak langsung pada kualitas hasil dan menekan potensi kerugian akibat gagal panen,” jelasnya.
Selain itu, sertifikasi CPIB juga berperan penting dalam meningkatkan kualitas benih ikan. Benih yang dihasilkan akan lebih terjamin kesehatannya, memiliki pertumbuhan yang cepat, serta lebih tahan terhadap serangan penyakit. Dengan demikian, daya saing produk perikanan dari Kabupaten Kediri diharapkan semakin meningkat.
Workshop ini juga menjadi bagian dari upaya pemenuhan regulasi yang berlaku, termasuk Undang-Undang Perikanan serta Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025 tentang Perijinan Berusaha Berbasis Resiko dan Permen KP 35 tahun 2016 tentang Cara Pembenihan Ikan Yang Baik. Kepatuhan terhadap regulasi tersebut dinilai penting untuk menciptakan sistem budidaya yang berkelanjutan dan terpercaya.
Lebih lanjut, penerapan standar CPIB diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap hasil benih ikan dari Kabupaten Kediri. Dengan adanya jaminan kualitas, produk perikanan lokal berpotensi menembus pasar yang lebih luas.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Balai Besar PPM HKP serta praktisi sukses, Thukul Wibowo, yang telah memiliki sertifikat CPIB dan berhasil mengembangkan usaha pembenihan ikan secara profesional. Kehadiran narasumber ini memberikan wawasan praktis sekaligus motivasi bagi para peserta.
Workshop juga diikuti oleh berbagai pihak melalui sambungan daring (Zoom), di antaranya Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, BPPP Banyuwangi, Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung, serta Universitas Tadulako. Sementara itu, peserta luring terdiri dari para pembudidaya ikan se-Kabupaten Kediri.
Kepala Bidang Usaha Perikanan, Ennysa, dalam kesempatan tersebut menyampaikan harapannya agar kegiatan sosialisasi ini dapat mendorong para peserta untuk segera mengurus sertifikasi CPIB.
“Sebagian besar peserta yang hadir saat ini memang belum memiliki sertifikat CPIB. Melalui workshop ini, kami berharap mereka termotivasi untuk segera mengurus perizinan dan meningkatkan standar usaha mereka,” ujarnya.
Dengan adanya workshop ini, Pemerintah Kabupaten Kediri optimistis sektor perikanan lokal akan semakin berkembang, profesional, dan mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
Pewarta: Antok
Lay Out: Lisya Wulan
Editor: Harijono



Posting Komentar