Pertamina Patra Niaga Lakukan Mitigasi dan Evaluasi dalam Pengawasan SPBU Demi Pelayanan Optimal di Kepulauan Sapeken Kabupaten Sumenep
Ahad Rahedi menjelaskan bahwa penyimpanan BBM tersebut dilakukan oleh pihak SPBU karena kapasitas tangki penyimpanan yang tersedia belum sepenuhnya mampu menampung jumlah pasokan BBM yang ada
Jatimnews.info || Sumenep – Selasa, 15/05/2026. Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) terus memperkuat komitmennya dalam memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi, termasuk di wilayah kepulauan Sapeken, Kabupaten Sumenep. Berbagai langkah penguatan suplai, pemantauan stok, serta pengawasan distribusi terus dilakukan guna memastikan penyaluran BBM bersubsidi berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.
Pada Jum'at (15/5), Pertamina menerima informasi dan masukan dari masyarakat terkait adanya aktivitas penyimpanan BBM di salah satu area SPBU yang dinilai belum sesuai dengan tata kelola dan standar penyimpanan yang berlaku. Informasi tersebut segera ditindaklanjuti sebagai bentuk respons cepat perusahaan dalam menjaga kualitas distribusi energi dan memastikan seluruh proses operasional berjalan sesuai ketentuan.
Sebagai langkah mitigasi, Pertamina telah melakukan pengecekan terhadap kondisi stok, pola distribusi, serta koordinasi lanjutan dengan pihak terkait untuk memastikan layanan penyaluran BBM kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik. Pertamina juga terus mengedepankan prinsip kehati-hatian, transparansi, dan pengawasan berkelanjutan dalam mendukung distribusi energi yang aman dan terpercaya di wilayah Kabupaten Sumenep.
Ahad Rahedi menjelaskan bahwa penyimpanan BBM tersebut dilakukan oleh pihak SPBU karena kapasitas tangki penyimpanan yang tersedia belum sepenuhnya mampu menampung jumlah pasokan BBM yang ada, khususnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah kepulauan Sapeken.
Meski demikian, informasi dan masukan dari masyarakat menjadi perhatian serius bagi Pertamina Patra Niaga sebagai bagian dari upaya bersama dalam menjaga tata kelola distribusi BBM agar tetap sesuai dengan standar mutu, keselamatan, dan ketentuan yang berlaku. Langkah ini penting untuk memastikan penanganan produk BBM dilakukan secara aman serta menghindari potensi risiko yang tidak diinginkan di kemudian hari.
“Selanjutnya pihak Pertamina bersama pihak terkait akan melakukan evaluasi dan mencari solusi agar pasokan BBM dapat lebih disesuaikan antara kebutuhan masyarakat di Kepulauan Sapeken dan kapasitas penyimpanan yang tersedia. Dengan demikian, distribusi BBM bersubsidi diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan meminimalkan potensi maupun dugaan penyalahgunaan,” ujar Ahad.
Pertamina Patra Niaga juga terus mengimbau masyarakat untuk membeli BBM secara bijak sesuai kebutuhan. Sebagai bentuk komitmen pelayanan dan keterbukaan informasi kepada masyarakat, Pertamina menyediakan akses pengaduan dan layanan informasi melalui Pertamina Contact Center 135 bagi masyarakat yang membutuhkan informasi maupun ingin menyampaikan kendala terkait layanan BBM.
Pewarta: Juhari
Reporter: Bang Jay
Lay Out: Wulan
Editor: Hary



Posting Komentar