Pladu/Flushing Sungai Brantas Dimulai, Arus Deras Satu Warga Hanyut Hilang
Kepala Pelaksana BPBD Blitar, Wahyudi, mengimbau masyarakat agar tidak mendekat, mandi, atau beraktivitas di sekitar sungai selama proses berlangsung
Jatimnews.info || Blitar, 18 Mei 2026 – Perum Jasa Tirta I resmi memulai kegiatan penggelontoran sedimen atau flushing/pladu di Bendungan Wlingi Raya dan Bendung Lodoyo, aliran utama Sungai Brantas, sejak pagi hari ini, Senin (18/5), berlangsung hingga 22 Mei mendatang. Sebanyak 600.000 meter kubik endapan lumpur dan sedimen akan dialirkan ke arah hilir, guna menjaga kapasitas tampung air, kelancaran pasokan irigasi untuk 12.200 hektar lahan pertanian wilayah Blitar hingga Kediri, serta menjaga kinerja Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) tetap optimal.
Namun, kegiatan rutin tahunan ini berujung insiden nahas sekitar pukul 12.00 WIB. Seorang warga bernama Isnaini (45), warga Desa Pagerwojo, Kecamatan Kesamben, dilaporkan hanyut dan hilang terseret arus yang sangat deras saat ia bersama warga lain turun ke bantaran sungai berburu ikan yang bermunculan akibat aliran deras tersebut. Tim gabungan BPBD, Polisi, dan warga masyarakat saat ini masih terus melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai dari lokasi kejadian ke arah hilir.
Kepala Pelaksana BPBD Blitar, Wahyudi, mengimbau masyarakat agar tidak mendekat, mandi, atau beraktivitas di sekitar sungai selama proses berlangsung. “Arus sangat kencang dan berubah secara tiba-tiba, sangat berbahaya bagi keselamatan,” tegasnya.
Sementara itu, Polres Blitar telah menempatkan petugas pengamanan dan meningkatkan patroli di titik-titik rawan meliputi wilayah Kecamatan Talun, Sutojayan, Kanigoro, dan Kademangan, untuk mencegah hal serupa terulang dan mengamankan jalannya kegiatan hingga selesai.
Pihak pengelola juga mengingatkan warga yang tinggal di bantaran sungai dari Blitar, Tulungagung, hingga Kediri agar tetap waspada terhadap kenaikan debit air dan tidak membuang sampah ke sungai agar aliran tetap lancar.
Pewarta: Arga
Lay Out: Lisya Wulan
Editor: Harijono



Posting Komentar