Rokok Ilegal Diduga Masih Bebas Beredar Luas, Warga Desak APH dan Bea Cukai Bertindak Nyata
Jatimnews.info || Sidoarjo — Peredaran rokok ilegal di sejumlah wilayah kembali menjadi sorotan masyarakat. Di lapangan, beberapa pedagang mengaku bahwa pasokan rokok tanpa pita cukai tersebut diduga berasal dari seorang distributor berinisial “Abah Atn” yang disebut-sebut tinggal di wilayah Krian, Kabupaten Sidoarjo.
Informasi tersebut mencuat setelah sejumlah awak media melakukan penelusuran dan menerima keterangan langsung dari pedagang yang enggan disebutkan identitasnya. Mereka mengaku hanya menjual barang yang sudah dipasok oleh distributor dan tidak mengetahui lebih jauh mengenai jalur distribusinya.
Maraknya peredaran rokok ilegal dinilai bukan hanya merugikan negara dari sisi penerimaan cukai, tetapi juga berdampak pada persaingan usaha yang tidak sehat bagi pedagang resmi. Selain itu, rokok tanpa cukai dinilai berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat karena tidak melalui pengawasan sesuai ketentuan yang berlaku.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum bersama pihak bea cukai tidak hanya melakukan pengawasan sesaat, namun benar-benar menindak tegas jaringan distribusi rokok ilegal hingga ke akar-akarnya. Langkah konkret dianggap penting agar praktik serupa tidak terus berulang dan semakin meluas di tengah masyarakat.
“Siapapun yang terlibat harus diproses sesuai aturan hukum tanpa pandang bulu. Jangan sampai masyarakat menilai penegakan hukum hanya sebatas wacana,” ujar salah satu warga saat ditemui di lokasi.
Perlu diketahui, peredaran rokok ilegal melanggar Pasal 54 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai. Selain itu, pelaku juga dapat dijerat dengan ketentuan dalam Undang-Undang Perlindungan Konsumen Nomor 8 Tahun 1999 serta Undang-Undang Kesehatan apabila terbukti merugikan masyarakat.
Usai informasi ini mencuat ke publik, sejumlah awak media bersama elemen masyarakat dan LSM mengaku akan terus mengawal persoalan tersebut.
Bahkan tidak menutup kemungkinan laporan resmi akan dilayangkan ke Polres Sidoarjo apabila dalam waktu dekat belum ada langkah nyata dari aparat terkait.
Masyarakat kini menunggu tindakan tegas dan transparan dari pihak berwenang demi menyelamatkan penerimaan negara serta melindungi kesehatan publik dari maraknya peredaran rokok ilegal di wilayah Sidoarjo dan sekitarnya.
Jurnalis: Johanes/tim
Reporter: Dany
Lay Out: Wulan
Editor: Hary



Posting Komentar