Kepergok Bersama Pria Lain, Oknum HRD Diduga Terlibat Insiden Kejar-kejaran hingga Dugaan Penabrakan Mobil Suami
Doc Foto: Peristiwa yang terjadi pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 20.00 WIB itu menghebohkan warga dan pengguna jalan.(Red)
Jatimnews.info || Mojokerto – Seorang oknum Human Resources Development (HRD) yang menurut keterangan narasumber bekerja di PT Banjaranyar, Singkalan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, menjadi sorotan publik setelah dilaporkan tidak masuk kerja selama dua hari pasca insiden kejar-kejaran mobil yang berujung dugaan penabrakan di Jalan Pemuda, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
Dikabarkan Dua Hari Tak Masuk Kerja, Oknum HRD PT Jadi Perbincangan, Penelusuran Berlanjut Hingga PT.TAM Industri. Beralamat di Jedong Kulon, Wotanmasjedong, Kec. Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur 61385
Usai Insiden Kejar-kejaran dan Dugaan Penabrakan
Peristiwa yang terjadi pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 20.00 WIB itu menghebohkan warga dan pengguna jalan. Berdasarkan keterangan suami sah berinisial I, dirinya mengejar Toyota Innova Reborn putih bernomor polisi W 1312 CE yang menurutnya ditumpangi istrinya berinisial ISS bersama seorang PIL pria berinisial T.
Suami mengaku berusaha menghentikan kendaraan tersebut untuk meminta penjelasan. Namun, kendaraan itu diduga tidak berhenti dan justru menabrak mobil Toyota Avanza hitam bernomor polisi S 1434 VH sebanyak dua kali sebelum melarikan diri ke arah Ngoro, Mojokerto. Akibat kejadian itu, mobil Avanza mengalami kerusakan cukup parah, sementara suami mengaku mengalami luka-luka pada bagian tangan.
Menurut keterangan suami, dirinya juga menduga bahwa PIL yang bersama istrinya tersebut masih berstatus memiliki istri, sedangkan istrinya sendiri masih berstatus sebagai istri sah karena proses perceraian belum berkekuatan hukum tetap. Klaim tersebut masih menunggu klarifikasi dari pihak-pihak yang bersangkutan.
Penelusuran Hingga PT.TAM Industri Ngoro
Setelah memperoleh petunjuk dari Keluarga sang istri dan sejumlah pihak, suami melakukan penelusuran hingga kawasan PT.TAM Industri Ngoro. Menurut keterangannya, berdasarkan hasil pengecekan catatan mutasi petugas keamanan, mobil Toyota Innova Reborn putih W 1312 CE disebut sering dipakai PILnya pernah tercatat masuk ke kawasan perusahaan atas nama T yang diduga bekerja sebagai checker armada.
Berbekal informasi tersebut, suami kemudian mendatangi alamat yang diperoleh untuk mencari keberadaan pria tersebut serta mengupayakan penyelesaian secara kekeluargaan melalui mediasi yang difasilitasi kepala dusun setempat. Namun hingga berita ini ditulis, mediasi tersebut disebut belum terlaksana karena pihak-pihak yang dipanggil belum hadir.
"Hingga berita ini diterbitkan, pihak ISS, pria berinisial T, maupun pihak perusahaan tempat mereka bekerja belum memberikan tanggapan resmi."
Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. (Candra/Red)


Posting Komentar