Lapas Blitar Gelar Tausiyah dan Istighosah Bersama Warga Binaan, Perkuat Pembinaan Spiritual
Kalapas Blitar, Iswandi, mengatakan bahwa pembinaan kepribadian melalui pendekatan keagamaan merupakan salah satu aspek penting dalam proses pemasyarakatan
Jatimnews.info || Blitar – Lapas Blitar menggelar kegiatan tausiyah dan istighosah bersama yang diikuti seluruh warga binaan dan jajaran pegawai, Jumat (17/07).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang secara rutin dilaksanakan guna memperkuat nilai-nilai spiritual serta membangun karakter positif bagi warga binaan.
Bertempat Masjid At-Taubah Blitar, kegiatan berlangsung dengan khidmat. Tausiyah dan istighosah dipimpin oleh Ustadz Husnan dari Pondok Pesantren Darul Ulum Pasuruan. Dalam tausiyahnya, Ustadz Husnan mengajak seluruh peserta untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, memperbanyak istighfar, serta menjadikan masa pembinaan sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan istighosah dan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian tausiyah yang sarat akan pesan-pesan moral dan motivasi. Seluruh warga binaan tampak mengikuti kegiatan dengan penuh kekhusyukan, didampingi oleh para petugas Lapas Blitar yang turut hadir sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan keagamaan di lingkungan pemasyarakatan.
Kalapas Blitar, Iswandi, mengatakan bahwa pembinaan kepribadian melalui pendekatan keagamaan merupakan salah satu aspek penting dalam proses pemasyarakatan. Menurutnya, kegiatan seperti tausiyah dan istighosah diharapkan mampu memberikan ketenangan batin sekaligus menumbuhkan semangat bagi warga binaan untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
"Pembinaan tidak hanya berfokus pada aspek keterampilan, tetapi juga pembentukan karakter dan penguatan spiritual. Melalui tausiyah dan istighosah ini, kami berharap warga binaan semakin mendekatkan diri kepada Tuhan, memiliki kesadaran untuk memperbaiki diri, serta siap kembali menjadi pribadi yang bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat setelah selesai menjalani masa pidana," ujar Iswandi.
Melalui kegiatan pembinaan keagamaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Lapas Blitar terus berkomitmen mewujudkan sistem pemasyarakatan yang humanis, dengan menempatkan pembinaan mental dan spiritual sebagai fondasi dalam membentuk warga binaan yang berintegritas, bertanggung jawab, dan siap berintegrasi kembali dengan masyarakat.
Pewarta: Suhendro
Lay Out: Lisya Wulan
Editor: Harijono



Posting Komentar