Pernyataan Kontroversial Kasun Sedati Disorot, LSM dan Aliansi AWAS Siap Tempuh Jalur Administratif
Jatimnews.info || Mojokerto – Kepala Dusun Sedati, Desa Kumitir, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, kembali menjadi perhatian publik setelah muncul dugaan pernyataan yang dinilai merendahkan media saat dimintai klarifikasi terkait keluhan warga.
Sebelumnya, sejumlah warga menyampaikan curhatan bahwa kasun dinilai jarang berada di wilayah tugasnya.
"Mereka menduga yang bersangkutan lebih banyak mengurus usaha pribadi sehingga mengesampingkan tanggung jawab sebagai perangkat desa.'
Jika benar terjadi, kondisi tersebut berpotensi melanggar kewajiban jabatan sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.
"Ketika dikonfirmasi awak media pada Jumat (20/2/2026), bukannya memberikan penjelasan komprehensif, kasun justru diduga mengeluarkan ucapan yang meremehkan media."
Ucapan tersebut dianggap tidak etis dan mencederai hubungan antara pemerintah desa dan insan pers.
Saat di konfirmasi, Noer Khalifah selaku ketua umum Aliansi Awas juga Dewan Penasehat Hukum Medua Online - Cetak Jatimnews.info/JatimnewsTV menambahkan dalam konteks hukum administrasi pemerintahan, perangkat desa yang lalai menjalankan tugas dapat dikenakan sanksi sesuai ketentuan Pasal 52 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, yang mengatur evaluasi dan pemberhentian perangkat desa apabila tidak melaksanakan kewajiban.
Selain itu, sikap tidak kooperatif terhadap pers juga bertentangan dengan prinsip demokrasi dan keterbukaan, dan kami akan melanjutkan masalah ini ke instansi terkait secara hukum, kok ada sikap oknum kepala dusun yang mengatakan hal seperti itu, padahal media adalah salah satu empat pilar di negara kita, terangnya.
"LSM Gemicak bersama tim aliansi media menyatakan akan menindaklanjuti persoalan ini melalui mekanisme pelaporan resmi kepada pemerintah kecamatan maupun dinas pemberdayaan masyarakat desa."
Langkah tersebut diambil guna memastikan adanya pembinaan atau tindakan sesuai regulasi yang berlaku.
Publik kini menunggu klarifikasi terbuka dari Kepala Dusun Sedati. Transparansi dinilai penting untuk meredam polemik dan mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap aparatur pemerintahan desa,
pungkasnya. Bersambung...
#pemkabmojokerto #dpmpdmojokerto
#gubernurjawatimur
#bupatimojokerto
Jurnalis: Johanes
Lay Out: Wulan
Editor: Hary/Red



Posting Komentar