Diduga Konsultan dan Pengawas "Tiduran", Proyek Rp5,9 Miliar MAN 1 Jombang Jadi Sorotan
Doc Foto: Proyek konstruksi berlokasi di lingkungan MAN 1 Jombang, Jalan Dokter Wahidin Sudirohusodo Nomor 2, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.(Red)
Jatimnews.info || JOMBANG — Proyek pembangunan Gedung Laboratorium dan Perpustakaan Tipe 1 di MAN 1 Jombang bernilai Rp5.999.817.864 kini menuai sorotan publik. Pasalnya, pelaksanaan proyek yang bersumber dari dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Tahun Anggaran 2026 ini diduga minim pengawasan dari pihak-pihak terkait saat pekerjaan berlangsung. Senin, 7/09/2026.
Berdasarkan hasil pemantauan dan investigasi lapangan yang dilakukan tim media pada pekan ini, muncul dugaan kuat lemahnya kontrol terhadap aktivitas pekerjaan fisik di area sekolah. Konsultan pengawas dan pelaksana teknis proyek disinyalir jarang berada di tempat untuk memastikan pengerjaan berjalan sesuai standar operasional.
Proyek konstruksi berlokasi di lingkungan MAN 1 Jombang, Jalan Dokter Wahidin Sudirohusodo Nomor 2, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Pekerjaan ini dikerjakan oleh CV Wiguna Sedanten selaku kontraktor pelaksana, dengan pengawasan teknis dari CV Global Konsultan. Sesuai papan informasi proyek, masa pelaksanaan dijadwalkan selama 240 hari kalender, terhitung sejak 28 April 2026 hingga 23 Desember 2026.
Dugaan pengawasan yang longgar ini menjadi perhatian serius karena anggaran yang digunakan merupakan uang negara bernilai miliaran rupiah. Pengawasan yang tidak memadai berpotensi memicu berbagai persoalan teknis, seperti ketidaksesuaian material dengan spesifikasi, potensi pengurangan volume struktur, hingga penurunan mutu bangunan fasilitas pendidikan tersebut.
Ketika dimintai konfirmasi mengenai temuan indikasi pasifnya pengawasan di lokasi proyek, narasumber di lapangan, Hari, S.ST., menyayangkan kondisi tersebut. Menurutnya, keberadaan tenaga teknis pelaksana dan konsultan pengawas sangat vital untuk menjamin standar kualitas bangunan.
"Proyek senilai Rp5,9 miliar ini harus dikawal ketat secara profesional dan transparan, bukan sekadar pengawasan di atas kertas atau diserahkan sepenuhnya kepada pekerja kasar tanpa kontrol teknis," tegas Hari.
Hingga berita ini diturunkan, redaksi Jatimnews.info, terus berupaya membuka ruang hak jawab dan konfirmasi resmi kepada pihak CV Wiguna Sedanten, CV Global Konsultan, pihak manajemen MAN 1 Jombang, serta Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur guna menjaga keberimbangan informasi.
Jurnalis: Johanes
Narasumber: Hari, S.ST.
Editor:Hary
Layout: Wulan



Posting Komentar