Akhiri Blank Spot, Pemkab Nganjuk dan Telkomsel Hadirkan Jaringan Seluler di Desa Sumbermiri
Kepala Bidang Aplikasi Informatika Diskominfo Kabupaten Nganjuk, Azafandi Miftakhul Yaqin, menyampaikan...
Jatimnews.info || Nganjuk — Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk dalam mewujudkan pemerataan akses digital di wilayah pelosok terus direalisasikan secara nyata. Melalui kolaborasi strategis antara Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Nganjuk dengan penyedia layanan telekomunikasi Telkomsel, perangkat penguat sinyal (Vemto) kini telah resmi beroperasi di Desa Sumbermiri, Kecamatan Lengkong, sejak awal Juli 2026.
Langkah ini diambil guna memerdekakan warga Desa Sumbermiri dari status blank spot (area susah sinyal) yang selama ini menjadi kendala utama dalam mengakses informasi dan layanan komunikasi berbasis digital.
Kepala Bidang Aplikasi Informatika Diskominfo Kabupaten Nganjuk, Azafandi Miftakhul Yaqin, menegaskan bahwa pemerataan akses telekomunikasi merupakan hak mendasar bagi seluruh masyarakat. Menurutnya, warga di kawasan pelosok berhak mendapatkan akses konektivitas yang setara dengan masyarakat yang bermukim di wilayah perkotaan.
”Transformasi digital tidak boleh hanya dirasakan oleh masyarakat kota. Warga pelosok juga berhak memanfaatkan berbagai kemudahan dari layanan pendidikan, kesehatan, hingga menangkap peluang ekonomi digital,” ujar Azafandi.
Sebelum adanya fasilitas penguat sinyal seluler ini, mobilitas komunikasi warga Desa Sumbermiri sangat terbatas. Masyarakat setempat hanya bisa mengandalkan jaringan koneksi internet nirkabel (WiFi) kabel yang dipasang di dalam rumah masing-masing.
Hal tersebut dibenarkan oleh Parmin, salah seorang perangkat desa setempat. Ia menuturkan bahwa sebelum bulan Juli, akses komunikasi dan internet warga terputus total begitu mereka melangkah ke luar rumah.
"Dulu, akses terputus saat warga berada di luar, terutama saat sedang beraktivitas sehari-hari di sawah atau ladang," ungkap Parmin.
Kini, dengan beroperasinya jaringan seluler dari Telkomsel, masyarakat Sumbermiri menyambut baik hadirnya konektivitas tersebut. Fasilitas ini diharapkan tidak hanya sekadar membuka akses informasi, tetapi juga mampu mendongkrak kualitas pelayanan publik di tingkat desa.
Lebih jauh, kelancaran akses internet ini diproyeksikan dapat mendukung efektivitas kegiatan belajar mengajar para siswa di rumah, serta menjadi katalisator yang mempercepat pertumbuhan ekonomi digital masyarakat pedesaan secara mandiri.
Pewarta: Hary
Lay Out: Lisya Wulan
Editor: Harijono



Posting Komentar